Rabu, 12 Desember 2018

MERAIHMU ATAU MERAIHNYA

Oleh: Siti Fatimah Mandini

Meraihmu itu sebuah konsekuensi terbesar untukku.
Karna ketika ku hidup bersamamu utuh akupun kekal tak bisa meraihnya
Begitupula jika ku meraihnya, aku akan kehilanganmu sekekal itu.
Ya, semua itu kembali pada pilihan yang kan ku tentukan.

Bisakah kalian menjadi 1 manusia yang sama dan pribadi yang menyatu saling melengkapi
Agar aku tak perlu menentukan siapa yang kan ku pilih.
Aku paham, hidup adalah tentang bagaimana kita saling menerima
Tapi, satu sisi hidupku selalu merasa takut salah memilih dan menentukan pasangan hidup.

Cobalah berada di posisiku yang mencintai kedua manusia yang karakternya berbeda
Sungguh dilema mendalam yang ku miliki

Teruntuk kau manusia lamaku, jika kau mampu setia aku akan lebih dari itu mengabdi padamu.
Jika kau bisa membuat diriku menjadi satu-satunya wanitamu, kan ku buat kau bak raja di istana
Namun, bukan kau mengabulkan semuanya namun hanya untaian kata manis saja yang slalu terucap
Aku kecewa dalam hati yang masih terlalu sayang!

Dan teruntuk kau manusia baruku, tak ada satupun yang bisa ku pinta darimu.
karna kau sudah sangat membuat ku menjadi ratu di istana mewah, segala yang kuinginkan selalu terabulkan.
Namun, maafkan aku yang dengan kurun waktu panjang ini masih slalu mengecewakanmu bahkan membuat terluka.
Aku bahagia dalam hati yang masih terbagi!

@rindudalamkata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEPUTUSAN TERAKHIR

Oleh: Siti Fatimah Mandini Dengan berat hati perpisahan kali ini, ku putuskan tuk tak memperjuangkanmu lagi! Walau pada akhirnya hati...